

TS
b.rizki
Ima-G
Salam sejahtera untuk agan dan aganwati, ane mau sedikit sharing sedikit tentang karya tulis ane gan yang dimana ane ma minta pendapat tentang karya tulis ini agar semakin handal dalam menulis cerita kek gini.
mohon bimbingan nya gan
Update Nunggu Kritikan dan Komen agan sekalian
mohon bimbingan nya gan
Spoiler for IMA-G:
IMa-G
1.Ang-Le
Perkenalkan, namaku pandang, tapi orang orang biasa menyebutku ang-le, singkatan dari anang lebay, ya.. gelar seperti itu adalah gelar mainstream dikota asalku Banjarmasin sebagai bahan olokan, nama panggilan itu tidak bias kuhindari mengingat aku adalah penikmat imajinasi yang tinggi, sebelum ini berlanjut aku ingin mengklarifikasi, aku bukan penulis tulisan ini, tapi aku adalah orang yang berbicara disini, bila kalian adalah penikmat imajinasi, maka silahkan teruskan membaca. “aku yang bicara dgn kau yg membaca, adalah dunia yg berbeda”.
Kembali ke poin awal tentang perkenalan diriku, seperti kata kata ku tadi, aku adalah penikmat imajinasi yang tinggi dan itu kadang terbawa ke kehidupan ku sehari hari, sebenarnya perawakan ku tidak mendukung akan hal itu, aku laki laki yang sedikit tampan, badan proposional seperti anak 19 tahun lainnya, tidak terlalu gemuk dan tidak terlalu kurus, ada beberapa hal yang mungkin membuat aku terlihat cupu, aku berkacamata karna kebutuhan, dan raambut yg selalu rapi dengan belah pinggirnya, aku tidak terlalu mempermasalahkan itu karna aku sering berimajinasi menjadi orang lain, contohnya saat aku memegang sapu, aku merasa itu adalah pedang dan aku sering memainkannya begitu saja tanpa sadar , dan tidak jarang tindakan ku itu dilihat oleh orang di sekitarku, walaupun setelah itu aku malu, ya.. paling tidak aku membudayakan penyesalan itu di akhir, hha.. mau gimana lagi,
Singkat cerita aku kuliah di salah satu universitas ternama di Banjarmasin, dan sekarang aku berada dikos ku , tepatnya berada diberanda kamar kos ku di lantai tiga, sekarang sudah pukul 01.00 malam dan aku masih memandang langit dan menikmati imajinasi ku, dan dari sini aku mulai menginggat kejadian kejadian dalam hidupku sampai sekarang.
Apa kalian tau tentang “lucid dream”? bila kalian mencari di mbah google dengan kata kunci itu kalian pasti mendapatkan pengertian yang singkatnya itu adalah fenomena dimana kalian bisa mengendalikan mimpi kalian, dimana kalian bisa membuat imajinasi kalian senyata mungkin. Ya .. mungkin informasi di internet tidak menyatakan ada efek samping yang berarti bagi pemakainya , tapi aku membuktikan sendiri, semakin akun mendalaminya, semakin buntu aku pada realita
Karna sensasi yang luar biasa, tidak bisa dipungkiri itu adalah candu bagi orang seperti aku, ya termasuk diriku, aku sudah bergelut di dunia lucid dream sejak kelas 2 smp, di fenomena lucid dream kita dapat merealisasikan apapun yang kita mau didunia itu, dan lebih hebarnya lagi kita bisa merasakannya seperti didunia nyata, aku sering terbang dengan sayap imajinasi ku disana, aku sering menciptakan pedang dan memakainya seperti di film film aksi, aku juga pernah menciptakan permainan seperti yang ada pada game game saat ini dan aku selalu menjadi yang terbaik, bedanya mungkin di dunia lucid dream aku ada lah cheater, haha.., o ya.. aku juga pernah menciptakan karakter pelindung ku didunia itu, betapa kerennya dia dengan baju serba hitam kacamata hitam dan senjata pistol dengan peredam yg selalu ada ditangannya seperti di film matrix. Haha.. masa masa yang indah, tapi itu semua sudah berlalu, sekarang aku menjadi orang yang sewajarnya, dan bermain didunia itu saat kelas 3 SMA, karna saat itu aku berada dititik dimana aku merasa sangat sendiri dan jauh dari social, saat itu aku sadar aku hidup di dunia realita , bukan didunia mimpi dimana aku menuhankan diriku disana, dan masa itu pun berlalu. Aku masuk kuliah dengan lingkungan baru dan mencoba terus untuk beradaptasi, walaupun nama Ang-Le tetap melekat padaku karna ada beberapa teman lama yang satu kampus dengan ku itu tidak masalah buatku.
Aku menjalani hari, waktu, seperti orang yang sangat biasa, aku merasa aku bukan orang yang berkompeten dimana mana, aku tidak pernah dominan di suatu hal, yah, tapi dalam fikiran ku itulah yang disebut sebagai kenyataan. Sampai suatu ketika aku sedang duduk dalam kelas yang sedang berlangsung, dan pada saat itu kelas sedang tidak kondusifdosen yang terus marah marah dengan mahasiswa yang terus rebut, bercanda, dan mengabaikan dosen yang sedang terbakar kepalanya. Aku sebenarnya merasa kasihan pada keadaan seperti ini, kasihan pada dosen karna dipandang rendah, dan kasihan pada mahasiswanya yang tidak lg menganggap ilmu yg diberi dosen itu penting. Tapi aku lebih memilih diam dan tidak ingin terlibat.sambil menaruh dagu ku di tangan kiriku dan memasang muka malas ku huff…,, aku sedang duduk di kursi ujung paling belakang kelas dekat dengan jendela diruangan yang cukup luas. Saat aku memandang keluar jendela , samar-samar aku melihat sosok orang yang pernah ku kenal, dari kejauhan dia berpakaian serba hitam dan membawa pistol, terus berjalan padaku secara perlahan dari kejauhan. Seketika aku terkejut bukan main dan anehnya tubuhku tidak merespon itu, tubuhku mematung dan tidak bisa bergerak sama sekali, ditengah keributan kelas tadi aku mematung, bahkan expresi malas ku pun masih terpasang di wajah ku, hanya fikiran ku yang menjerit. Orng it uterus mendekat sampai berhenti kira kira 4 meter dari jendela tempat aku memandang, perlahan mengangkat pistolnya secara perlahan dan mengacungkan nya padaku.. tiba tiba suara ledakan pistol mendecit yang memakai peredam pun terdengar, peluru itu menembus kaca dan langsung mengenai kepala ku. 2 detik sebelum aku hilang kesadaran , aku sempat berkata. “fiksi telah mengikuti ku sampai ke realita”.
Sadar.. entah berapa lama dari saat itu aku sadar. Di posisi yang sama di expresi yang sama. Aku langsung meronta sambil memegang dahi ku, dengan kelas yang masih rebut an kaca yang tidak lecet sama sekali. Aku pun lega ternyata itu hanya imajinasi sesaat yang aneh, sambil tetap memeriksa kaca aku merasa lega. Tapi… ada yang aneh, mata ku terbelalak terkejut akan kenyataan, peluhku makin deras. Faktanya kelas ku ada sekitar 60 orang dalam ruangan yang cukup luas, dan setelah aku perlahan menengok, hanya ada satu laki-laki, satu dosen, dan satu perempuan.. dengan pakaian yang aneh dgn perdebatan yg aneh…
“tidak….”
Continue… next
Putra & putri
1.Ang-Le
Perkenalkan, namaku pandang, tapi orang orang biasa menyebutku ang-le, singkatan dari anang lebay, ya.. gelar seperti itu adalah gelar mainstream dikota asalku Banjarmasin sebagai bahan olokan, nama panggilan itu tidak bias kuhindari mengingat aku adalah penikmat imajinasi yang tinggi, sebelum ini berlanjut aku ingin mengklarifikasi, aku bukan penulis tulisan ini, tapi aku adalah orang yang berbicara disini, bila kalian adalah penikmat imajinasi, maka silahkan teruskan membaca. “aku yang bicara dgn kau yg membaca, adalah dunia yg berbeda”.
Kembali ke poin awal tentang perkenalan diriku, seperti kata kata ku tadi, aku adalah penikmat imajinasi yang tinggi dan itu kadang terbawa ke kehidupan ku sehari hari, sebenarnya perawakan ku tidak mendukung akan hal itu, aku laki laki yang sedikit tampan, badan proposional seperti anak 19 tahun lainnya, tidak terlalu gemuk dan tidak terlalu kurus, ada beberapa hal yang mungkin membuat aku terlihat cupu, aku berkacamata karna kebutuhan, dan raambut yg selalu rapi dengan belah pinggirnya, aku tidak terlalu mempermasalahkan itu karna aku sering berimajinasi menjadi orang lain, contohnya saat aku memegang sapu, aku merasa itu adalah pedang dan aku sering memainkannya begitu saja tanpa sadar , dan tidak jarang tindakan ku itu dilihat oleh orang di sekitarku, walaupun setelah itu aku malu, ya.. paling tidak aku membudayakan penyesalan itu di akhir, hha.. mau gimana lagi,
Singkat cerita aku kuliah di salah satu universitas ternama di Banjarmasin, dan sekarang aku berada dikos ku , tepatnya berada diberanda kamar kos ku di lantai tiga, sekarang sudah pukul 01.00 malam dan aku masih memandang langit dan menikmati imajinasi ku, dan dari sini aku mulai menginggat kejadian kejadian dalam hidupku sampai sekarang.
Apa kalian tau tentang “lucid dream”? bila kalian mencari di mbah google dengan kata kunci itu kalian pasti mendapatkan pengertian yang singkatnya itu adalah fenomena dimana kalian bisa mengendalikan mimpi kalian, dimana kalian bisa membuat imajinasi kalian senyata mungkin. Ya .. mungkin informasi di internet tidak menyatakan ada efek samping yang berarti bagi pemakainya , tapi aku membuktikan sendiri, semakin akun mendalaminya, semakin buntu aku pada realita
Karna sensasi yang luar biasa, tidak bisa dipungkiri itu adalah candu bagi orang seperti aku, ya termasuk diriku, aku sudah bergelut di dunia lucid dream sejak kelas 2 smp, di fenomena lucid dream kita dapat merealisasikan apapun yang kita mau didunia itu, dan lebih hebarnya lagi kita bisa merasakannya seperti didunia nyata, aku sering terbang dengan sayap imajinasi ku disana, aku sering menciptakan pedang dan memakainya seperti di film film aksi, aku juga pernah menciptakan permainan seperti yang ada pada game game saat ini dan aku selalu menjadi yang terbaik, bedanya mungkin di dunia lucid dream aku ada lah cheater, haha.., o ya.. aku juga pernah menciptakan karakter pelindung ku didunia itu, betapa kerennya dia dengan baju serba hitam kacamata hitam dan senjata pistol dengan peredam yg selalu ada ditangannya seperti di film matrix. Haha.. masa masa yang indah, tapi itu semua sudah berlalu, sekarang aku menjadi orang yang sewajarnya, dan bermain didunia itu saat kelas 3 SMA, karna saat itu aku berada dititik dimana aku merasa sangat sendiri dan jauh dari social, saat itu aku sadar aku hidup di dunia realita , bukan didunia mimpi dimana aku menuhankan diriku disana, dan masa itu pun berlalu. Aku masuk kuliah dengan lingkungan baru dan mencoba terus untuk beradaptasi, walaupun nama Ang-Le tetap melekat padaku karna ada beberapa teman lama yang satu kampus dengan ku itu tidak masalah buatku.
Aku menjalani hari, waktu, seperti orang yang sangat biasa, aku merasa aku bukan orang yang berkompeten dimana mana, aku tidak pernah dominan di suatu hal, yah, tapi dalam fikiran ku itulah yang disebut sebagai kenyataan. Sampai suatu ketika aku sedang duduk dalam kelas yang sedang berlangsung, dan pada saat itu kelas sedang tidak kondusifdosen yang terus marah marah dengan mahasiswa yang terus rebut, bercanda, dan mengabaikan dosen yang sedang terbakar kepalanya. Aku sebenarnya merasa kasihan pada keadaan seperti ini, kasihan pada dosen karna dipandang rendah, dan kasihan pada mahasiswanya yang tidak lg menganggap ilmu yg diberi dosen itu penting. Tapi aku lebih memilih diam dan tidak ingin terlibat.sambil menaruh dagu ku di tangan kiriku dan memasang muka malas ku huff…,, aku sedang duduk di kursi ujung paling belakang kelas dekat dengan jendela diruangan yang cukup luas. Saat aku memandang keluar jendela , samar-samar aku melihat sosok orang yang pernah ku kenal, dari kejauhan dia berpakaian serba hitam dan membawa pistol, terus berjalan padaku secara perlahan dari kejauhan. Seketika aku terkejut bukan main dan anehnya tubuhku tidak merespon itu, tubuhku mematung dan tidak bisa bergerak sama sekali, ditengah keributan kelas tadi aku mematung, bahkan expresi malas ku pun masih terpasang di wajah ku, hanya fikiran ku yang menjerit. Orng it uterus mendekat sampai berhenti kira kira 4 meter dari jendela tempat aku memandang, perlahan mengangkat pistolnya secara perlahan dan mengacungkan nya padaku.. tiba tiba suara ledakan pistol mendecit yang memakai peredam pun terdengar, peluru itu menembus kaca dan langsung mengenai kepala ku. 2 detik sebelum aku hilang kesadaran , aku sempat berkata. “fiksi telah mengikuti ku sampai ke realita”.
Sadar.. entah berapa lama dari saat itu aku sadar. Di posisi yang sama di expresi yang sama. Aku langsung meronta sambil memegang dahi ku, dengan kelas yang masih rebut an kaca yang tidak lecet sama sekali. Aku pun lega ternyata itu hanya imajinasi sesaat yang aneh, sambil tetap memeriksa kaca aku merasa lega. Tapi… ada yang aneh, mata ku terbelalak terkejut akan kenyataan, peluhku makin deras. Faktanya kelas ku ada sekitar 60 orang dalam ruangan yang cukup luas, dan setelah aku perlahan menengok, hanya ada satu laki-laki, satu dosen, dan satu perempuan.. dengan pakaian yang aneh dgn perdebatan yg aneh…
“tidak….”
Continue… next
Putra & putri
Update Nunggu Kritikan dan Komen agan sekalian


anasabila memberi reputasi
1
1.3K
Kutip
7
Balasan


Komentar yang asik ya
Urutan
Terbaru
Terlama


Komentar yang asik ya
Komunitas Pilihan