- Beranda
- Komunitas
- News
- Berita dan Politik
[FPI LAGI] Bentrok dengan Warga di Kendal, FPI: 20 Anggota Kami Dikepung


TS
stk1
[FPI LAGI] Bentrok dengan Warga di Kendal, FPI: 20 Anggota Kami Dikepung
![[FPI LAGI] Bentrok dengan Warga di Kendal, FPI: 20 Anggota Kami Dikepung](https://s.kaskus.id/images/2013/07/18/5117386_20130718055716.jpeg)
Quote:
Jakarta - Ormas yang terlibat bentrok dengan warga di Sukorejo, Kendal Jawa Tengah adalah Front Pembela Islam. Menurut pihak FPI ada 20 anggota yang dikepung.
"Ada 20 anggota FPI Kendal yang dikepung preman dan saat ini mereka berlindung di masjid," ujar Wasekjen FPI Ustad Awid Mashuri saat dikonfirmasi, Kamis (18/7/2013).
Menurut Awid, siang ini 20 orang anggota FPI dari Kendal itu tengah dalam perjalanan menuju ke Temanggung. Mereka hendak mendukung rekan mereka untuk melaporkan mengenai penganiayaan beberapa anggota mereka pada Rabu kemarin.
"Di tengah perjalanan mereka dicegat dan dikepung," ujar Awid.
Namun Awid mengaku belum mendapatkan detil mengenai korban luka ataupun kemungkinan adanya korban jiwa akibat bentrok tersebut.
Dikonfirmasi secara terpisah, Kasat Reskrim Polres Kendal AKP Purwanto mengatakan pihaknya masih melakukan penanganan. Peristiwa memang masih berlangsung.
"Saya belum bisa komentar, kita lagi di lapangan. Lagi ngejar orang," kata Purwanto.
[URL="http://news.detik..com/read/2013/07/18/171941/2307315/10/bentrok-dengan-warga-di-kendal-fpi-20-anggota-kami-dikepung?9911012"]SUMBER[/URL]
Quote:
Bentrok Warga dan Ormas di Kendal, 3 Orang Dilarikan ke Rumah Sakit
Kendal - Bentrok antar warga dan ormas terjadi di Sukorejo Kendal, Jawa Tengah. Sejak pukul 14.00 tadi suasana masih memanas, bahkan satu unit mobil dibakar dalam bentrokan tersebut.
Salah satu warga, Farin, mengatakan bentrok diduga merupakan buntut dari aksi sweping ormas di desa Ngrancah, Sukorejo yang terjadi hari Rabu (17/7/2013) malam kemarin.
"Bentrokan itu buntut aksi sweeping ormas terhadap lokalisasi di desa Ngrancah, Sukorejo, Kendal, tadi malam," kata Farin melalui telepon selulernya, Kamis (18/7/2013).
Ia menambahkan dua kelompok massa saat ini masih berjaga-jaga di jalan utama Sukorejo. Sementara itu personel TNI dan Polri terus berusaha mengamankan situasi.
"Aparat gabungan TNI Polri berusaha meredam bentrokan antara warga dengan ormas," imbuhnya.
Dari informasi sementara, tiga warga dilarikan ke RS Tugurejo akibat bentrokan tersebut. Tiga warga tersebut adalah Suyatmi warga Patean, Tri Munarti warga Pageruyung, Moh.Farid warga Sempu Tanggulrejo Kecamatan Tempuran, Temanggung.
[URL="http://news.detik..com/read/2013/07/18/172522/2307323/10/bentrok-warga-dan-ormas-di-kendal-3-orang-dilarikan-ke-rumah-sakit?9911012"]SUMBER[/URL]
Quote:
Rombongan Ormas yang Bentrok dengan Warga di Kendal Pakai 9 Mobil
Jakarta - Bentrok antara anggota ormas dan warga terjadi di Sukorejo, Kendal, Jateng. Belum diketahui jumlah korban. Anggota ormas berjumlah puluhan dan naik mobil.
"Mereka (ormas) pakai 9 mobil," kata petugas piket Polsek Patean Kendal Brigadir Pujianto saat dihubungi detikcom, Kamis (18/7/2013).
Pujianto menyebut rombongan itu melintas di wilayah hukumnya. Kemudian terdengar info terjadi bentrok di Sukorejo. Kejadian itu terjadi di pinggir jalan.
"Kurang mengerti soal ada tidaknya korban. Juga soal kenapa mereka bentrok. Tadi mereka cuma lewat saja," katanya.
Berdasarkan foto yang dikirim warga, terlihat puluhan warga berkerumun di jalanan. Ada juga gambar mobil dibakar. Petugas kepolisian dan pemadam kebakaran sudah di lokasi.
[URL="http://news.detik..com/read/2013/07/18/164453/2307266/10/rombongan-ormas-yang-bentrok-dengan-warga-di-kendal-pakai-9-mobil?9911012"]SUMBER[/URL]
Quote:
FPI Bentrok dengan Warga Kendal
![[FPI LAGI] Bentrok dengan Warga di Kendal, FPI: 20 Anggota Kami Dikepung](https://s.kaskus.id/images/2013/07/18/5117386_20130718062136.jpg)
TEMPO.CO, Kendal -Kekerasan antara warga dan masa Front Pembela Islam terjadi di Sukorejo, Kabupaten Kendal, Kamis 18 Juli 2013 sekitar pukul 14.00 WIB. Minibus Toyota Avanza yang ditumpangi massa FPI dibakar warga. Mobil Pick Up dirusak di dekat pompa bensin, depan Gereja Santo Isodorus, Sukorejo, Kendal, Jawa Tengah.
“Mobil kondisi terbakar hangus serta pick up rusak parah karena digulingkan masa pemuda desa,” ujar Ellen Cornelis, saksi mata yang melihat kejadian itu.
Wakil Ketua Pemuda Ansor, Kabupaten Kendal ini menjelaskan, aksi pembakaran dan pengrusakan terjadi ketika mobil yang ditumpangi massa FPI menabrak seorang pengendara sepeda motor di depan SPBU. Ellen menjelaskan mobil FPI yang menabrak warga itu sebelumnya terlibat aksi saling ejek dan bersitegang dengan warga di alun-alun Sukorejo.
Sejumlah pemuda dan preman setempat kesal. Apalagi FPI yang berasal dari luar Sukorejo itu juga melakukan sweeping sejumlah lokalisasi di sekitar Sukorejo. “Mereka dari temanggung dan luar Sukorejo,” katanya. Mereka pun nyaris ribut hingga mobil yang ditumpangi FPI berusaha kabur ke arah Weleri.
Ketika mencapai SPBU itulah, mereka menabrak orang. Beruntung massa FPI dapat diamankan oleh aparat kepolisian yang sudah siaga menjaga. Masa FPI diungsikan ke Masjid Agung Sukorejo dan bisa dievakuasi belum lama setelah diamankan.
SUMBER
Quote:
Bentrok di Kendal, Massa FPI Terkepung di Dalam Masjid
![[FPI LAGI] Bentrok dengan Warga di Kendal, FPI: 20 Anggota Kami Dikepung](https://s.kaskus.id/images/2013/07/18/5117386_20130718062433.jpg)
Liputan6.com, Kendal : Massa Front Pembela Islam (FPI) di Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, terlibat bentrok dengan massa. Petugas akhirnya melokalisir massa FPI di dalam sebuah masjid.
"Teman-teman dikepung, karena jumlahnya tidak seimbang. Teman-teman dievakuasi ke masjid," kata Wakil Sekjen FPI Pusat Awit Masyhuri dalam perbincangan dengan Liputan6.com, Kamis (18/7/2013).
Peristiwa ini merupakan buntut dari keributan yang terjadi di Temanggung, Jawa Tengah, Rabu 17 Juli kemarin petang. Saat massa FPI melakukan sweeping bersama ormas lainnya, tiba-tiba ada perlawanan.
"Pelaku maksiat ini mungkin koordinasi dengan teman lainnya. Ketika kami mau menuju ke tempat lain, teman-teman dikepung," lanjut Awit.
Peristiwa itu berlanjut hari ini saat massa FPI dari daerah lain datang untuk memberikan dukungan kepada massa FPI di Temanggung. "Teman yang dari Kendal belum sampai ke Temanggung, saat di Sukorejo mereka sudah dihadang," kata Awit.
Belum diketahui berapa banyak korban luka akibat peristiwa ini. Kepala Bidang Humas Polda Jawa Tengah Kombes Pol Djihartono belum bisa dikonfirmasi. (Ism/Ary)
SUMBER
Quote:
Warga Vs FPI di Kendal, Polisi: Ibu-ibu Terluka Ditabrak Konvoi FPI
Jakarta - Polres Kendal memastikan tak ada yang tewas dalam insiden bentrok antara warga dan rombongan FPI di Kendal, Jateng. Bentrok itu dipicu kecelakaan lalu lintas, di mana rombongan FPI menabrak warga.
"Ini masyarakat terluka, ibu-ibu dia ditabrak konvoi FPI," jelas Kapolres Kendal AKBP Asep Jenal saat dikonfirmasi, Kamis (18/7/2013).
Kecelakaan lalu lintas itu yang memicu keributan. Warga berkerumun dan terjadi perselisihan antara rombongan FPI dengan warga.
"Nggak ada yang tewas, hanya terluka sudah dirawat di rumah sakit," jelas Asep.
Menurut Asep saat ini polisi tengah memfasilitasi perundingan damai antara warga dengan FPI. Sementara itu menurut keterangan FPI 20 anggota mereka dikepung warga dan kini berlindung di musola.
[URL="http://news.detik..com/read/2013/07/18/181845/2307369/10/warga-vs-fpi-di-kendal-polisi-ibu-ibu-terluka-ditabrak-konvoi-fpi"]SUMBER[/URL]
Quote:
Ini Pemicu Bentrok FPI dan Warga Kendal
TEMPO.CO, Jakarta -Ketua Gerakan Pemuda Ansor Kendal, Ellen Cornelis, mengatakan selain menabrak pengendara motor, kericuhan antara FPI dan warga dipicu oleh sweeping sejumlah lokalisasi di Kendal. Warga kesal oleh massa yang tak berasal dari Sukorejo itu. Mereka diduga FPI Temanggung.
“Pada Rabu 17 Juli mereka sweeping Lokalisasi Alaska (alas karet) desa Sapen dan S E N S O R yang ada,” kata Ellen. Mereka diduga juga men-sweeping sejumlah lokasi lain di Sukorejo.
Kericuhan antara massa FPI dan warga Kendal mengakibatkan mobil yang dikendarai massa dibakar. Semula massa sempat terlibat kericuhan di alun-alun Sukorejo sebelum akhirnya massa FPI mengarah ke barat menuju Weleri. Saat itulah kecelakaan terjadi. Mobil massa FPI menabrak seorang pengendara sepeda motor.
Ketua Dewan Pimpinan Front Pembela Islam Daerah Istimewa Yogyakarta Bambang Tedi mengakui ada bentrok antara anggotanya, warga dan pengelola prostitusi di Sukorejo, Kendal, Jawa Tengah, Kamis 18 Juli 2013. Namun, anggota dari Daerah Istimewa Yogyakarta tak dikirim ke tempat itu.
"Kemarin ada dari kami mensomasi lokasi itu, tapi dihadang oleh para preman. FPI meminta tempat itu ditutup karena bulan Ramadan," kata Bambang Tedi, Kamis 18 Juli 2013.
SUMBER
Quote:
Bentrok FPI dan Warga, Situasi di Sukorejo Kendal Masih Mencekam
Jakarta - Bentrok warga dan FPI di Sukorejo Kendal sudah mereda. Tapi situasi masih mencekam. Polisi dan TNI siaga.
Warga setempat, Syukron mengatakan massa berada di jalanan. Mereka mempersenjatai diri dengan pentungan dan kayu. Sementara anggota FPI berada di Masjid Agung Sukorejo, kawasan alun-alun.
"Polisi dan TNI berjaga di alun-alun. Jumlahnya ratusan," kata Syukron saat dihubungi detikcom sekitar pukul 18.10 WIB, Kamis (18/7/2013).
Syukron yang sempat berada di tengah-tengah bentrok menjelaskan anggota FPI kocar-kacir. Yang berada di masjid hanya sebagian. Sisanya sudah kabur saat bentrokan terjadi.
"Satu mobil mereka (FPI) dibakar," kata warga Patean Kendal ini.
Menurut keterangan FPI, 20 anggota mereka dikepung warga dan kini berlindung di musola. Saat ini, polisi tengah memfasilitasi perundingan damai antara warga dengan FPI.
[URL="http://news.detik..com/read/2013/07/18/182555/2307378/10/bentrok-fpi-dan-warga-situasi-di-sukorejo-kendal-masih-mencekam?9911012"]SUMBER[/URL]
Quote:
Begini Kronologi Bentrok FPI di Kendal
TEMPO.CO, Kendal - Satu mobil Toyota Avanza dibakar dan tiga lainnya dirusak oleh warga, Kamis, 18 Juli 2013. Kasus ini buntut dari bentrokan antara rombongan Front Pembela Islam dan penduduk di Sukorejo, Kendal, Jawa Tengah, sejak Rabu sore. Aksi ini sebagai respons masyarakat yang panas mendengar rombongan FPI merusak mobil-mobil yang diparkir di pinggir jalan. "Saya melihat tiga mobil lain yang ditusak," kata Yanto, warga setempat, kepada Tempo.
Selain perusakan mobil, ada kabar dua orang meninggal akibat bentrokan ini. Namun, informasi ini masih simpang siur dan pihak kepolisian belum menjelaskan kepastiannya. Hingga Kamis sore, sekitar 20 anggota FPI dikepung di masjid, tempat mereka bersembunyi. Kekerasan bermula pada Rabu malam, ketika rombongan FPI dari Temanggung, Magelang, Yogyakarta, menyerbu Kalipuru, Pageruyung, Kendal, Jawa Tengah.
Mereka menumpang tiga mobil menuju tempat yang mereka sebut sebagai “lokalisasi” dan pusat jual-beli togel. Penduduk di sekitar lokasi melawan, membuat rombongan FPI mundur. Pada Kamis siang, rombongan dalam jumlah lebih besar kembali menuju Kalipuru.
Sampai di Sukorejo, sekitar 5 kilometer sebelum lokasi, rombongan ini menabrak perempuan muda yang mengendarai sepeda motor. Alih-alih berhenti, rombongan malah meninggalkan perempuan nahas itu. Kabar berembus, perempuan pengendara sepeda motor itu tewas dan terseret hingga 50 meter.
Hingga kini rombongan FPI masih dikepung warga di dalam masjid. Ratusan polisi berjaga-jaga di berbagai tempat di Sukorejo, kota kecil yang dingin, yang biasanya menjadi jalur alternatif Magelang-Jakarta.
Ketua Dewan Pimpinan Front Pembela Islam Daerah Istimewa Yogyakarta, Bambang Tedi, mengakui ada bentrokan antara anggotanya, warga, dan pengelola prostitusi di Sukorejo, Kendal, Jawa Tengah, Kamis, 18 Juli 2013. Namun, anggota dari Daerah Istimewa Yogyakarta tak dikirim ke tempat itu.
"Kemarin ada dari kami mensomasi lokasi itu, tapi dihadang oleh para preman. FPI meminta tempat itu ditutup karena bulan Ramadan," kata Bambang Tedi, Kamis, 18 Juli 2013.
SUMBER
Quote:
FPI vs Warga di Kendal, Saksi: Bentrok Terjadi 3 Kali
Jakarta - Warga dan FPI bentrok di Sukorejo Kendal. Tak hanya sekali, bentrok terjadi 3 kali. Massa FPI kocar-kacir.
Saksi mata Syukron mengatakan bentrokan berawal di lokalisasi sekitar pukul 11.30 WIB. Kemudian sebagian massa FPI mundur. Mereka meninggalkan lokasi dengan menggunakan mobil.
Rupanya, massa FPI tak menghentikan aksi sweepingnya. Mereka menyisir terminal dan pasar yang berjarak sekitar 1 km dari lokalisasi. "Di tempat itu, mereka juga bentrok dengan warga," kata Syukron yang berasal dari Patean Kendal ini ketika dihubungi detikcom sekitar pukul 18.10 WIB, Kamis (18/7/2013).
Massa FPI bergerak lagi. Tak jauh dari terminal salah satu mobil rombongan FPI menabrak sepeda motor warga hingga terseret. Warga yang mengetahui tambah marah. Mereka mengejar iring-iringan FPI. Mobil penabrak warga berhasil dicegat dan dibakar.
"Jadi yang membuat warga tambah marah itu karena mobil mereka nabrak motor itu," kata Syukron yang berada di tengah-tengah massa saat bentrok terjadi.
Sebagian massa FPI yang tertinggal akhirnya menyelamatkan diri ke masjid. Sedangkan sisanya kabur tak ketahuan arahnya. Saat ini, polisi dan TNI berhasil mengamankan lokasi. Meski demikian situasi masih mencekam, karena banyak warga yang masih berada di jalanan.
[URL="http://news.detik..com/read/2013/07/18/184400/2307389/10/fpi-vs-warga-di-kendal-saksi-bentrok-terjadi-3-kali"]SUMBER[/URL]
Quote:
Bentrok di Kendal, FPI: Kita Dihadang Preman
![[FPI LAGI] Bentrok dengan Warga di Kendal, FPI: 20 Anggota Kami Dikepung](https://s.kaskus.id/images/2013/07/18/5117386_20130718073815.jpg)
Liputan6.com, Kendal : Massa Front Pembela Islam (FPI) terlibat bentrok dengan massa di Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah. FPI mengklaim bahwa massa mereka dihadang massa dan terjadilah pembakaran kendaraan FPI.
"Teman-teman dari Kendal belum sampai ke Temanggung. Saat tiba di Sukorejo, kami dihadang preman hingga terjadi pembakaran itu," kata Wakil Sekjen FPI Pusat Awit Masyhuri dalam perbincangan dengan Liputan6.com, Kamis (18/7/2013).
Awit menjelaskan, keributan ini buntut dari peristiwa yang terjadi di Temanggung Rabu 17 Juli kemarin. Saat itu, massa FPI Temanggung meminta pengelola tempat hiburan dan penjual minuman keras untuk menghentikan kegiatannya selama Ramadan.
Saat aksi kemarin, kata Awit, massa FPI Temanggung dikepung massa. Dan hari ini rencananya FPI Temanggung dan FPI dari daerah lainnya di Jawa Tengah akan melaporkan pengepungan itu ke polisi.
"Tadi ini, teman-teman FPI Temanggung mau lapor ke Polsek. Karena berita sudah menyebar dari kemarin malam malam, anggota FPI dari sejumlah daerah di Jateng mau merapat ke Temanggung," tutur dia.
Akibat keributan ini, massa FPI akhirnya dilokalisir ke sebuah masjid di Sukorejo. Belum diketahui berapa banyak korban luka akibat peristiwa ini. Kepala Bidang Humas Polda Jawa Tengah Kombes Pol Djihartono belum bisa dikonfirmasi.
SUMBER
Quote:
Isak Tangis Iringi Kepulangan Jenazah Munarti
TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Tangis haru mengiringi kepulangan jenazah korban kerusuhan di Sukorejo, Kendal dari Rumah Sakit Ngesti Waluyo Parakan, Temanggung, Jawa Tengah, Kamis (18/7/2013) petang.
Yohanes, petugas IRD RS Ngesti Waluyo mengatakan korban tewas adalah seorang ibu atas nama Ny Tri Munarti (42) dengan luka parah di kepala. Korban dibawa ke rumah sakit dengan luka parah sekitar pukul 17.30, sayang nyawanya tidak tertolong. Korban akhirnya dibawa pulang keluarga sekitar pukul 18.30 naik mobil ambulans. "Semua keluarga korban mengantar ke rumah sakit, semuanya menangis," kata Yohanes dihubungi Tribun Jateng.
Kerusuhan juga menyebabkan tiga orang lainnya luka-luka, termasuk Samsul Eko, suami Ny Tri Munarti. Rata-rata korban mengalami luka patah tulang dan lecet-lecet
Informasi yang terkumpul, bentrok diduga merupakan buntut dari aksi sweeping ormas di lokalisasi desa Ngrancah, Sukorejo yang terjadi Rabu (17/7/2013) malam kemarin.
Ormas yang akan kembali mensweeping pada Kamis sore itu mendapat perlawanan dari warga. Namun kerumunan warga yang menghadang iring-iringan anggota ormas diterjang mobil.
Kapolres Kendal AKBP Asep Jenal yang berada di lokasi kejadian membenarkan warga termasuk ibu-ibu ditabrak konvoi anggota ormas. "Saat ini kami tengah memfasilitasi perundingan," kata Asep.
SUMBER
Quote:
Dua Orang Dikabarkan Tewas dalam Bentrok FPI
TEMPO.CO, Jakarta -Dua orang dikabarkan tewas dalam bentrok antara anggota Front Pembela Islam dan penduduk Sukorejo, Kendal, Jawa Tengah, Kamis 18 Juli 2013. Satu korban merupakan penduduk yang ditabrak rombongan FPI, dan seorang lainnya anggota front itu yang dikeroyok masyarakat.
"Tapi saya belum tahu identitas para korban,"kata seorang anggota intel Kepolisian Daerah Jawa Tengah, yang berada di lokasi kejadian. "Seorang korban dilarikan ke Rumah Sakit Parakan, Temanggung."
Menurut dia, rombongan FPI yang baru selesai melakukan razia "tempat maksiat" menabrak seorang warga yang sedang menyeberang jalan di Sukorejo. Alih-alih menolong, mereka meneruskan perjalanan menuju Temanggung, atau arah selatan dari Sukorejo. Masyarakat pun mengejar mereka, membuat rombongan panik, lalu menabrak seorang polisi dan seorang penduduk.
Penduduk yang tertabrak Avanza berpenumpang rombongan FPI itu tewas, lalu dilarikan ke Rumah Sakit Parakan. Masyarakat semakin marah. Mereka membakar mobil yang ditinggalkan penumpangnya.
Massa juga menghampiri rombongan lain yang sedang mengisi bensin di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum. Seorang anggota FPI, menurut intel itu, tewas dikeroyok. Warga kemudian berbondong-bondong menuju Masjid Besar Sukorejo, tempat rombongan FPI lain menjalankan salat berjamaah. Rombongan ini dikepung hingga Kamis petang, setelah ratusan anggota Pengendalian Massa Kepolisian mengevakuasi mereka ke Markas Polres Kendal.
Tempo masih berusaha meminta konfirmasi dari sumber resmi di Kepolisian Kendal dan Jawa Tengah untuk memastikan kebenaran jumlah korban jiwa itu. Sukorejo merupakan kota kecil, yang terletak di antara Temanggung dan Weleri, yang merupakan jalur alternatif dari Magelang menuju Jakarta.
Menurut anggota intel itu, rombongan FPI dari Ngadirejo dan Temanggung itu dikurung di Masjid Besar Sukorejo sejak tengah hari. Mereka adalah bagian dari rombongan Front, yang memicu kemarahan penduduk setelah melakukan razia "tempat maksiat". Mereka tak bisa lagi keluar masjid setelah menjalankan salat berjamaah, karena penduduk yang kesal mengepung di luar.
Ratusan polisi yang datang kemudian menghalau masyarakat, lalu membuat barikade pemisah. Polisi juga mengosongkan Bunderan Sukorejo, pusat kota kecil di antara Temanggung dan Weleri, Jawa Tengah itu. Toko-toko dan perkantoran ditutup lebih awal. Sementara itu, masyarakat justru semakin banyak berdatangan.
Pada Kamis sore, bantuan pasukan Kepolisian dari Polres Kendal dan Polda Jawa Tengah tiba di Sukorejo. Mereka berjaga-jaga di sekitar lokasi. Hingga Kamis malam, sebagian anggota kepolisian masih bersiaga. "Sempat ada informasi, katanya ada rombongan FPI mau datang. Tapi saya kira kabar itu tidak benar,"kata anggota intel polisi itu.
SUMBER
Bulan puasa gini ribut-ribut

-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------
ayo, siapkan dulu kopi, kacang dan tiker gan, bakalan terus manjang nih...
Diubah oleh stk1 18-07-2013 13:33


tien212700 memberi reputasi
1
29.7K
Kutip
357
Balasan


Komentar yang asik ya
Urutan
Terbaru
Terlama


Komentar yang asik ya
Komunitas Pilihan