Pengaturan

Gambar

Lainnya

Tentang KASKUS

Pusat Bantuan

Hubungi Kami

KASKUS Plus

© 2024 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved

si.matamalaikatAvatar border
TS
si.matamalaikat
Pertama Kali, Drone Tempur MQ-9 Reaper Berhasil Dioperasikan dari Jalan Raya
Quote:


Ada kabar terbaru dari MQ-9 Reaper nih Gan, setelah pada Maret lalu drone ini dikepret Su-27 di Laut Hitam, kini salah satu MQ-9 dilaporkan telah sukses beroperasi di jalan raya untuk pertama kalinya. Pada tanggal 30 April sampai 2 Mei 2023 lalu, MW-9 berpartisipasi dalam latihan Agile Chariot. Di mana dalam latihan ini, USAF (Angkatan Udara AS) melakukan uji coba untuk mengisi ulang bahan bakar dan senjata pada drone MQ-9 di jalan raya. Pembekalan ulang logistik di jalan raya ini dilakukan untuk menghadapi situasi ketika landasan pacu dan pangkalan udara dihancurkan atau dikuasai oleh musuh.

Departemen Pertahanan AS menyebut latihan ini sebagai “operasi organik", di mana logistik sepenuhnya dikirim dari udara. Dan tidak tergantung landasan pacu. Kegiatan tersebut dipusatkan pada dua bagian jalan raya di Wyoming. Dalam latihan ini didukung oleh pesawat transportasi operasi khusus MC-130J Commando II, dua jet serang A-10C Thunderbolt II, dan dua helikopter operasi khusus MH-6M Little Bird milik Angkatan Darat AS.

Mengutip artikel TheDrive.com, latihan dipimpin oleh Komando Operasi Khusus Angkatan Udara AS, latihan Agile Chariot berfokus pada konsep Agile Combat Employment atau ACE]/I]. Dirancang untuk memastikan kekuatan udara tempur masih dapat dibawa tepat waktu, bahkan ketika pangkalan udara konvensional tidak dapat digunakan. Latihan ini dibagi menjadi dua bagian operasi jalan raya, dengan Jalan Raya 287 dan 789 digunakan masing-masing pada tanggal 30 April dan 2 Mei 2023.

Quote:


Sesuai dengan prinsip ACE yang lebih luas, pesawat akan mendarat di Highway 287, di mana personel telah mendirikan Forward Arming and Refueling Point (FARP). Setelah pesawat diisi bahan bakar dan dipersenjatai kembali, mereka kemudian lepas landas lagi dari jalan raya, juga disebut sebagai
[I]Integrated Combat Turnaround (ICT).
 Negara bagian di Pegunungan Barat AS punya banyak jalan raya yang cocok untuk latihan semacam ini.

Lebih khusus lagi, bagian dari latihan yang dilakukan di Highway 287 melibatkan MC-130J yang mendarat di bagian jalan raya yang terpencil dan kemudian memasok amunisi dan bahan bakar untuk A-10 Warthog. Dengan cara ini, jet serang dapat disiapkan untuk misi tanpa perlu mengangkut pasokan logistik melalui jalan raya.

Sementara itu, di Highway 789, latihan mencakup simulasi misi pemulihan/evakuasi personel. Latihan ini juga memakai MC-130J dari Skuadron Operasi Khusus ke-15, mendarat di jalan raya bersama dengan dua MH-6, dengan infiltrasi dan eksfiltrasi personel Operasi Khusus Angkatan Udara (AFSOC) yang bekerja sama dengan Komando Penerbangan Operasi Khusus Angkatan Darat AS ( USASOAC).

Dalam kedua kasus tersebut, penerbang dari Skuadron Taktik Khusus ke-123 akan mengamankan zona pendaratan dan mengoperasikan jalan raya sebagai landasan pacu yang dapat digunakan. Adapun USAF menganggap jalan raya itu sendiri dianggap penting dan lebih mampu bertshan dibandingkan landasan pacu tradisional.

Quote:


Tapi hal yang menonjol dari Agile Chariot adalah penggunaan drone MQ-9 Gan, menjadi partisipasi pertamanya dalam pendaratan di jalan raya dengan pesawat berawak. Pendaratan Reaper dilakukan oleh Skuadron Operasi Khusus ke-2 (SOS ke-2), bagian dari Sayap Operasi Khusus ke-919 di Duke Field, Florida, sedangkan lepas landas dan penerbangan kembali dari jalan raya ditangani oleh SOS ke-65 dari Lapangan Hurlburt, Florida.

Rincian tidak diberikan tentang jenis misi apa yang diikuti MQ-9, sementara Letnan Kolonel David Payne, komandan SOS ke-2 mengatakan bahwa; latihan ini menunjukkan bagaimana MQ-9 dapat diluncurkan dan dipulihkan dari lokasi terpencil. Serta memperluas jangkauan operasionalnya untuk melindungi kepentingan Amerika secara global.

Quote:


Meskipun konsep ACE memiliki relevansi untuk semua cabang dan komando garis depan militer AS, konsep ini memiliki relevansi khusus untuk AFSOC dan komunitas operasi khusus pada umumnya. Dalam beberapa tahun terakhir, pesawat A-10 dan C-146A telah beroperasi dari jalan raya di Michigan. C-146A juga telah lepas landas dan mendarat di jalan raya di Latvia, dan MC-130J telah melakukan hal serupa di jalan raya di Swedia.

Sejauh ini Angkatan Udara AS telah meningkatkan kemampuan MQ-9 untuk beroperasi dari berbagai lokasi yang lebih luas, tanpa perlu memiliki infrastruktur khusus. Sebelumnya pada tahun 2021, Angkatan Udara AS mengeksplorasi Kemampuan Lepas Landas dan Pendaratan Otomatis MQ-9, selama pengujian drone berada di antara Pangkalan Angkatan Udara Creech di Nevada dan Pangkalan Angkatan Udara Cannon di New Mexico, sementara kru mengoperasikan drone dari Pangkalan Angkatan Udara Nellis menggunakan tautan data satelit. Uji coba itu pun berhasil dilakukan.

Sementara itu penggunaan jalan raya sebagai landasan pacu dadakan bukan hal baru Gan, Swedia jadi negara yang paling sering melakukan latihan pendaratan di jalan raya memakai jet tempur Gripen. Finlandia juga mulai mengasah kemampuan ini dengan mengoperasikan F/A-18 dari jalan raya. Taiwan juga pernah mencoba hal serupa memakai F-16. Latihan memakai jalan raya terus dieksplorasi oleh beberapa negara, apalagi ketika pangkalan udara berhasil dilumpuhkan lawan, untuk memastikan kekuatan udara tetap dalam keadaan siap. Maka untuk pengisian ulang logistik bisa dilakukan di jalan raya.



----------------------




Referensi Tulisan: TheDrive.com
Sumber Foto: sudah tertera
Diubah oleh si.matamalaikat 06-05-2023 14:46
gonugraha76
rubah007
jlamp
jlamp dan 6 lainnya memberi reputasi
7
1.8K
23
GuestAvatar border
Guest
Tulis komentar menarik atau mention replykgpt untuk ngobrol seru
Tampilkan semua post
gonugraha76Avatar border
gonugraha76
#13
Ada perbedaan yang mendasar antara runway dan jalan raya yang mempengaruhi kelaikan penggunaan jalan raya sebagai runway alternatif pespur. Perbedaan itu mulai dari masalah :

1. Konstruksi berkaitan dengan kekuatan dan ketahanan jalan raya dalam menahan beban puluhan ton dan dalam kecepatan tinggi ketika pespur sedang landing dan take off.
2. Dimensi berkaitan dengan lebar dan panjang jalan raya serta dimensi pespur yang digunakan. Setidaknya diperlukan jalan raya dengan lebar minimal 5 meter dan jalan raya lurus sepanjang 1.800 meter.
3. Lahan bebas di kanan kiri jalan berkaitan dengan lebar total pespur agar dalam posisi aman ketika landing, take off dan bermanuver tanpa ada resiko menabrak dan tersangkut seperti tiang listrik, pohon dan pagar pengaman.

Contoh, pespur TNI AU terdiri dari :

1. Light attack aircraft KAI - T50i Golden Eagle. Lebar 9.45 meter dengan max take off weight 12.300 kg.
2. Light fighter jet Lockheed Martin - F 16 Fighting Falcon. Lebar 9.96 meter dengan max take off weight 19.187 kg.
3. Heavy fighter jet Sukhoi SU 27 SKM Flanker lebar 14.7 meter dengan max take off weight 30.450 kg dan Sukhoi SU 30 MK2 Flanker G lebar 14.7 meter dengan max take off weight 34.500 kg.
4. Close Air Support / CAS Embraer EMB 314 Super Tucano lebar 11.14 meter dengan max take off weight 5.400 kg.

Dengan 4 jenis pesawat fighter jet and propeller tentunya menjadikan kebutuhan dan pemilihan jalan raya sebagai runway menjadi tantangan tersendiri karena bisa dibilang hanya jalan tol yang secara umum punya konstruksi yang mumpuni dengan 3 - 6 jalur, rata rata punya jalur lurus yang panjang serta secara umum punya lahan bebas di kanan kiri. Keberadaan guard rail atau pagar pengaman tol setinggi 60 cm tentunya wajib dibongkar dulu selama proses pengalihan fungsi jalan tol menjadi runway.
Jika kebutuhan jalan raya sudah terpenuhi, TNI AU juga mempunyai sarana penunjang berupa Mobile Air Traffic Control / MATC 8100 tower yang memang didatangkan untuk memenuhi kebutuhan taktis lanud darurat.
Dari sisi teknis pelaksanaan sebenarnya TNI AU juga sudah bisa melaksanakan operasi khusus pendaratan pespur di jalan tol untuk memenuhi kebutuhan refueling dan arming pespurnya.
jlamp
black.robo
jagotorpedo
jagotorpedo dan 3 lainnya memberi reputasi
4
Tutup